Kritik dan Esai Cerpen "Setan Banteng" Seno G. Ajidarma

Kali ini kita akan membahas sebuah cerpen dari Seno Ajidarma yang berjudul " Setan Benteng"
Jika membaca dengan saksama, cerpen ini menceritakan tentang sebuah keberanian. Sebuah keberanian tentu berasal dari nyali yang besar, pikiran terarah dan matang dari diri seseorang. 

Banteng disini menggambarkan sebuah ciri fisik yang sangat mega dan kekar, dan dianggap punya keberanian yang tinggi.
Tapi siapa sangka, dibalik tubuhnya yang kekar dia kesulitan melihat hal-hal yang kecil seperti penggalan cerita dibaris akhir cerpen setan banteng.
Banyak pembelajaran yang dapat diambil, salah satunya jika menjadi seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang terlihat gagah dan perkasa belum tentu mampu melihat serta mengayomi masyarakat kecil. 
Bukan cuma pemimpin, karakter setiap orang itu berbeda-beda. Ada yang lembut, ada yang keras, ada yang berani adapula yang lemah. Begitulah manusia pasti berbeda. Adapun yang mirip atau kembar tetapi tidak sama. Karakter itu dibentuk sejak manusia itu usia anak-anak. Jika dibentuk dengan sikap penuh disiplin dan keras kebanyakan mentalnya pun akan terbentuk seperti itu sampai dia besar, sebaliknya jika dibentuk dengan rasa sopan dan santun pasti besarnya akan menjadi orang bijaksana dan ramah. Semua tergantung bagaimana karakter itu dibentuk sejak dini. 

Kita sering melihat keperkasaan dan ketangguhan lewat fisik , jabatan/pangkat dan sejenisnya tanpa kita pahami ada yang lebih besar dari itu, yakni mental atau karakter yang membuat seseorang terbentuk menjadi manusia yang beradab.

Komentar